all the time in the world

been forever since i wanted to write something in this blog

been forever since the last time i have 5 free hours that i can spend on my own. that i HAVE to spend, actually

and here it is. Jakarta ('s traffic) has been really nice to me in the past many years. if someone on his first trip to Jakarta trapped in 15 hours traffic jam, i'm cool -never happened to me. if someone trapped in the famous latest Big Jakarta Flood from 2 pm and only reach home by 4 pm, on the next day (!), i'm cool -never happened to me. 

and suddenly what happened to me just now seems nothing. i went to airport from the heart of the city 3 hours before my flight. and it wasnt on rush hour, so i assume i've put a safe buffer. but wrong. Jakarta was somehow -no rain, no flood, only silly toll-road construction in the middle of the day- was in a super-jam. it took me exactly 3 hours to reach airport, and by the time i was there i still can see the cute valuair plane was about to taking off. (i wish i can jump off the cab and run into the plane, just like jim carrey in liar-liar). i can only waved to it *sour smile*

but again, it seems nothing. considering i've meet people have been stuck for 7, 12, 15, or 26 hours in Jakarta traffic, 3 hours seems not bad at all!! :D *yay* *second thot, its a sour yay* why? hmmm my flight was a valuair (budget airlines, got it? so no refund and not changeable). so i had to buy a new one with doubled price..

i just want to go home. 2 more hours to kill to get into my flight, and i'm missing mum badly. and i'm not even going home tonight.

singapore, am coming..

                            

5 reason why I am so lucky

(and why my housemate is so unlucky  )
1. Life saver.
Dsc00078 While the housing prices in Singapore is blowing out of making-sense range, God sent Diah to me so that I can share the cost with her This means I will still be able going back to Indonesia (by plane, not by swimming ), save some money, and not eating Indomie in a daily basis (doesn't mean I don't eat Indomie-pake-telor-dan-cabe anymore )
2. The curse of the violin.
I'm a violist. Hold your thought. I said I'm a violist, not a good violist. So God bless Diah who every midnight able to stand my horrible squeaky violin sound. Ngiiiiiik ngeeeeek ngoooook ngiiiiiiik ngiiiiiik ngiiieeeeeeek...
3. The saying that 'yoga will enable you sleep better'.
Ask Diah about that! As if the torture of the violin practicing is not enough, I do yoga before I sleep everynight. Its true that yoga enable me to sleep better everynight, but not my housemate. (if you ask 'why?', lets just say that kind of yoga that I practiced is the one that make me do that hummmmmming sound). Mmmmmmm... Mmmmmmm.... Mmmmmmmm... (goes on and on and on and on for 9 minutes)
4. Messy-messy me. Period.
5. Going home, not going to an empty house.
I guess this is the best thing of having a housemate. I know that there'll be someone there at home when I'm going back from selling shampoo the whole day. Though I dont spend much time with her (tell me about quality time, please), the feeling is just great knowing that I have someone to talk to when I reach home. Someone I can call everyday after office to ask whether we have food at home or should I buy dinner for us both. Someone to share detergent, remote control, and bread with. Someone who is a worse cook than me so that I can feel a bit better about myself
Meet this single & available lovely lady at sudaryo.ds@pg.com.

Losing Bird

Tuesday, 17 July 2007
(hmm.. just realized 1 month to go to 17 August yeay!!)
The best thing (well, TWO best thngs) dari Indonesia embassy di Singapore adalah:
1. Kantin 'Jawa Timur' yang jual pecel dan bahwan jagung yang enaaaaak bgt (scale 4.5 of 5). Seharusnya mereka buka resto aja di Lucky Plaza (imagine! cabang resmi dari Kedubes!), pasti laris manis!
2. Pemandangan dan suasana di perjalanan menuju Indo embassy yang paling seru kalo dinikmati dengan berjalan kaki dari halte bus 111. Sepanjang jalan yang tenang dan hijau ini hanya ada beberapa rumah yang indah, selebihnya adalah hutan dan bukit yang menyemak rimbun. Kita bisa denger suara serangga hutan, di tengah kota ajaib ini.. Tuhan memang pelukis alam yang luar biasa..
Anyway, dalam perjalanan pulang dari embassy menuju halte bus, ada poster yang sederhana sekali: hanya di-print di atas kertas biasa dan dibungkus plastik bening sehingga ngga basah kalo hujan.
Judulnya: LOSING BIRD
Seperti bisa diduga, isinya memberitakan tentang hilangnya si burung ini, kapan, di mana, dan dilengkapi dengan foto terbaru si burung ukuran 3x4 dengan latar belakang biru
Burungnya memang cantik. Seekor kakatua i guess, kuning jreng, sekuning si bunder kepala kuning of YM.
Nothing amazing. Burung, seperti manusia-manusia di sekitar kita, datang dan pergi. Barang-barang juga ada dan tiada (dibeli, dipakai, rusak, hilang, luntur, robek, lenyap, menguap, mencair, menyublim.. )
Yang amazing adalah di bagian akhir poster itu ada tulisan REWARD. Untuk yang menemukan akan dapet hadiah dari si pemilik yang harganya jauh lebih tinggi daripada kalo dia beli lagi seekor burung yang sama.
I guess this what people called as attachment.
Kita sering punya sesuatu yang begitu berharga. Entah itu hp yang dibeli dengan gaji pertama, kartu palentin yang diberi oleh pacar, atau seekor kucing yang kecil kurus kotor yang dipungut dari kos-kosan sebelah..
Yang sering kita lupa adalah betapa kita begitu 'terikat' dengan barang-barang itu sampai kita lupa bahwa seperti kita, barang-barang itu pun fana, tidak kekal, tidak abadi.
Dan bahwa kadang-kadang ada yang lebih berharga daripada barang-barang itu..
Waktu kecil dulu, seberapa sering kita bertengkar dengan saudara/kawan karena rebutan mainan. Kita akhirnya bangga dan senang karena akhirnya kita yang menang dan mendapatkan mainan itu. Tapi coba ingat-ingat, berapa banyak mainan yang dulu kita dapatkan dengan merampas airmata orang lain itu masih kita miliki sampai sekarang. Mostly sudah hilang, kan?
Mengingatkan saya pada seorang teman dekat, Ade, yang pernah bercerita tentang sebuah buku. Hanya buku gratisan, seinget Ayu, dapet dari bank atau apalah. Suatu hari salah satu abangnya (Ade punya beberapa Abang) liat dan pengen buku ini. Well, buku ini memang punya Ade, dan memang cuma satu. Ade waktu itu berkata, tidak!. Dan memang akhirnya si abang tidak pernah memiliki buku itu. Sampai saat ini.
Beberapa tahun yang lalu sang abang meninggal karena kecelakaan sepeda motor, dan hal pertama yang disesali Ade adalah kenapa dulu tidak diberikan saja buku itu kepada abang..
Toh hanya sebuah buku gratisan.
Toh sekarang juga buku itu sudah hilang entah kemana.
Sejak itu Ade bertekad, apapun barang yang ia miliki, bila ada teman/saudara yang menginginkannya, Ade akan berikan.
Karena Ade tau, suatu saat mereka pasti akan berpisah. Either Ade duluan yang pergi, atau orang itu.
Untuk Ade Shita Ekadini Nasution yang begitu saya kagumi,
Singapore,
Warung Ayam Penyet Ria

The Longest Buffet in Town: Tony's bday

May 2006

Hi all!! *waves*

As you might now, Ayu Tony Happy are now based in Jakarta; and you know what (!) Arki & Rima [yess, our fellowship couple!!] are now both moving to Jakarta and work in banking here!! *heart melts* After graduated, Wina is also living in Jakarta but now she's somewhere overseas.. hehehe.. [where? Switzerland? North Pole? ] Reza is still working hard in his study in Bandung, a very nice city 2 hours away from Jakarta.

Tony's birthday was a week away already, but we -SIF Indo- just got a chance to meet up last Friday. This is not an officially Tony's treat. Arki&I managed to sneak out -while Rima&Happy were blabbering and trying to keep him seated - and we bought him a box of Gelato ice cream [yup! no more cakes!] with candles on the top of it and sang happy birthday in the middle of a food court where finally the whole foodcourt were singing together with us

Oh yeah, Tony also just had his laser surgery on his eyes a month ago, so now there's no more hanging on Tony's face. He looks great without his glasses. Finally, here's come the official Tony's treat. He brought us to The Buffet, a very decent restaurant which has the longest buffet in town We ate so much so that we need to sit there for another hour until we were managed to drag ourself out from the resto. FULL!!

And while we were sitting and digesting our food, the resto played Killing Me Softly!! The song for our wonderful Dzikir Barat dance during Asean Nite!! We were laughing loudly remembering the moments we had a great time dancing while Shawn playing guitar, Maida singing, me and Rae whacking & smacking the gendang

Miss you all, wish you all the best wherever you are, and keep reaching for the stars! *group hugs*

ada teroris di MRT! >) hohoho

Ngomong2 soal teroris, cerita punya cerita tentang negeri kecil yang makmur (dan aneh) ini. Singapore kan paranoid bgt tuh kalo ttg bom. Nah suatu hari gw baru pulang backpacking 10hari dari HongKong-Macau ama temen gw dan transit di SG; trus kita berdua naiklah itu MRT (kreta-nya sini). Ya namanya orang backpack yak, tentu aja kita bawa tas punggung segede gaban dan penampilan kita yaaaah... seperti para backpackers pada umumnya.. kumuh!! :D haha

Tiba2 di stasiun MRT tu ada pengumuman bahwa semua orang harus waspada pada orang yang:

1. membawa tas yang besar dan tampak berat - CHECK, ya iya lah abis travel pasti bawa tas!

2. meletakkan tas itu di lantai/di bawah kursi - CHECK, ya iya lah masa tas begini dipangku atao digendong2 sepanjang jalan?

3. tampak sedang mengira2 di stasiun mana dia harus turun - CHECK, ya iya lah gw dan temen gw memang sejak tadi mikir dan diskusi kita mo turun dimana :D mana diskusinya pake bahasa Jawa lagi hohohoho jadi ga ada yang ngerti. mungkin tu orang2 udah mengira ini bahasa rahasia :D:D

Huahahahhahaa, dan lu bisa bayangin orang se-kereta pada ngeliatin kita dengan muka 'oh my God apakah ini para teroris itu' dan sedang berdoa 'semoga bom ini tidak meledak sebelum saya turun dari kreta ini'. Huehehehhe.. dan mereka pada legaaaaaaaa bgt ketika akhirnya gw dan temen gw turun dari MRT dan membawa serta tas kita (ya iya laaaaaaah)

Menelepon Tuhan

‘MENELEPON TUHAN’

Tuhan,
Selamat pagi
Hari ini subuh-ku terlambat lagi, mentari-Mu lah yang membangunkanku
Semoga malaikatMu masih sempat menyampaikan pesanku

Aku hanya ingin titip, Tuhan
Semoga tidak merepotkan, menitipkan seorang rekan
Seorang kawan yang telah sekian lama membagi tawa dan keceriaan
Seorang sahabat yang begitu kokoh memegang teguh kesetiaan
Seorang teman yang … ah, sungguh mengerti arti sejati seorang teman
Berilah dia bahagia, sirami dengan ketenangan, dan terangi dengan sinarMu
Ah, jangan lupa, Tuhan, aku titip juga pasangan jiwanya

Tuhan..
Halo?
Tuhan..?

Ah, rupanya Tuhan sedang sibuk memandang ke bawah dan tersenyum memandangi dua kekasih hatinya...

Jakarta, 11 May 2007
-ayukartikadewi- for Happy & Nana wedding..

Singapore, I'm home..

Its been almost 2 years since the first time I moved to Jakarta to join P&G Indonesia. Yeap, now its the time for me to move!! :) Singapore, I'm coming!! :D

FAQ

1. Do you resign? Nope. Still with P&G, but now in P&G Singapore :)

2. When will you move? Next week. By early June I'll be in SG

3. How can we contact you? I'll still keep my indo number below, still the same email address, and the same FS account :)

4. Whats your SG number? +65 9449 1160

5. How long is the assignment? There is no time limit. It really depends on the business needs and my personal choice in the future ;)

6. Where will you live? at a condo named Gardens @ Bishan. Live here with my sweetienicey  house-mate, Diah (she's single and available!) ps: Diah's housemate (which is me :p) also single and available ;);)

7. Can we drop by/stay at your place when we're travelling to SG? Yes yes yes yes yes!! :D Sure!! Do let me know when you're coming!!

Will miss all of the things I'll leave back in Jakarta, Surabaya, Semarang, Yogya, Bandung, Banjarbaru, Balikpapan.. And soooooo excited to meet again all of the things I've left 3 years back in Singapore!! :D

sistem antrean baru di Dupan

hooooooi yang mau ke Dufan, *dengan muka pengen ikutan..*

sekarang udah ga perlu khawatir ngantreee lagi, krn sekarang udah diberlakukan sistem baru antrian. jadi, for instance, kita mo naek bianglala nih, kita tinggal dateng ke depannya bianglala dan ngambil kartu antrean. disitu ada jam2nya, jadi bisa aja kita ngambil kartunya jam 1, tapi dapet giliran naek jam 3. soooo, dari jam satu ampe jam 3, kita tinggal muter2 aja ke wahana laen2 ngambilin semua kartu antrean sembari ngatur jadwal: setelah bianglala kita ke niagara, trus ke halilintar, trus ke....
sistem baru ini ok bgt!! biasanya kita ke dupan kan paling cuma dapet naik 5-6 wahana, gw kemaren ke dupan bisa naek 14 wahana!!  ok bgt ga sih!!

dan inilah muka2 ceria gw dan house-mates gw (kalo ada yang ga kenal.. yang ditengah, kuning, ceria itu namanya Chiki :D huehehehe)

Chiki_kesukaan_anak_indonesia_s

haha, baiklah sebaiknya gw hentikan disini sebelum gw kedengeran kayak marketingnya dupan..

Happy's Wedding!! :D

26 May 2007, Jakarta

So this shy-Happy didnt send the pic to our mailist however, finally we can see how's his wife looks like Seeing this picture, I think Happy should change his name into Happier! or Happiest?

Happys_wedding The ones in the picture are me, Arki, Rima, SIF Indo other batch, and some Indonesian Singapore-scholar Wina was late cuz the long hours at the beauty parlor before going to the wedding (peace, Wina!! ), and Tony was as usual came at the laaaaaast minute, few minutes before the ceremony was over -but which is understandable cuz he came aaall the way from the top of the mountain at Papua After the wedding, 4 of us (Arki, Rima, Tony, me) headed directly to Bandung (beautiful city 2 hours drive from Jakarta) to spend weekend by filling our stomach with all the good Bandung's food. Yumyumyummy!! Shopping and eating are definitely two things you have to do in Bandung, with hundreds of factory outlets all over the city (factory outlet is a store specially selling clothing directly from the factory, so its super-cheap) and the famous Surabi (kind of thick prata made of rice flour and your choice spread from humble 'chocolate Surabi' to the 'SuperDuper Egg+Chicken Sausage+Cheese Surabi' (ask Gerald if you dont believe how delicious this food is! Right, Gerald? ). The Surabi is sooo good that on our last day after spend most of our money on cloth and our space in our stomach for food, 30 minutes before our schedule to go back to Jakarta we decided to rush to Surabi place and have one more round of them. Hahhahaha... Lucky we managed to reach the travel place (shuttle mini-bus Jakarta-Bandung) on time Take care all, whereever you are in this world!!

Ayu Kartika Dewi

.: +65 9449 1160 .:. ayukartikadewi@yahoo.com .:. www.friendster.com/ayukartikadewi :.

Deportasi (part 2)

Pageee semua!!:D
Dengan ini saya mengucapkan terimakasih sebesar2nya kepada semua pihak yang telah memberi saran, doa, dan dukungan (sampe yang bikin acara pengajian untuk mendoakan semoga saya tidak dideportasi -tanpa sepengetahuan saya, tentu saja), yang menelepon, sms, email, buzz YM, dan juga untuk semua yang menertawakan dan menyuruh saya pulang dan kawin saja di Indo
Kemaren sore, beberapa menit sebelum kantor imigrasi tutup, akhirnya sang petugas yang bagaikan dewa dari langit barat itu menjejakkan stempelnya ke passport saya: 'APPROVED TO BE EXTENDED' yuhuuuuui
Begitulah kawan2, akhir kisah bahagia ini. Untuk semua yang berharap pagi ini bisa lihat kisah lucu di breaking news Metro Tipi atau berita luar negeri di 'Dunia Dalam Berita', mohon maaf lahir dan batiiin karena dengan bahagia saya announce bahwa saya ngga jadi di-deportasi
Masih miss you all, mostly the great bubur ayam